Sunyi, sepi, abadi. Kata-kata ini demikian meneduhkan alam pikirku. Berasal dari bahasa Sansekerta ; Acyntyacunyata, kata ini digunakan sebagai nama sebuah perkumpulan Caver di Jogjakarta ; Acyntyacunyata Speleological Club (ASC). Dan, bersama mereka, juga Ais, seorang teman dari Jakarta kami berangkat ke Tepus, Gunungkidul untuk mendatangi Gua Sumurup dan Gua Senen, gua vertical yang dikatakan perawan. Harapan kami semua, gua ini adalah lorong panjang yang seakan tanpa ujung, sehingga tak ada kata selesai untuk menelusurinya. Tapi, ternyata panjang gua tersebut tak lebih dari 300 meter. Tak perlu menyesal, karena ornamen di dinding gua ini cukup menarik, sebagian masih aktif. Tak apa, berada di gua, dengan kesepian, kesunyiannya membuat batik kita ikut hening. Dan masih banyak lorong lain yang menunggu. Oh ya, gambar-gambar ini diambil dari banyak kamera ; Asril ASC, juga Ais. Thanks ya..
|