<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>

<rss version="2.0"
 xmlns:blogChannel="http://backend.userland.com/blogChannelModule"
>

<channel>
<title>banyu bening</title>
<link>http://beningbanyubiru.multiply.com/</link>
<description>yang mencintai udara jernih&#x3C;BR&#x3E;yang mencintai terbang burung burung&#x3C;BR&#x3E;yang mencintai keleluasaan dan kebebasan&#x3C;BR&#x3E;yang mencintai bumi&#x3C;BR&#x3E;mereka mendaki ke puncak-puncak gunung&#x3C;BR&#x3E;mereka tengadah dan berkata ; kesanalah Soe Hok Gie dan Idhan Lubis pergi&#x3C;BR&#x3E;kembali ke pangkuan bintang-bintang&#x3C;BR&#x3E;sementara bunga-bunga negeri tersebar sekali lagi&#x3C;BR&#x3E;sementara sapu tangan menahan tangis&#x3C;BR&#x3E;sementara desember menabur gerimis.&#x3C;BR&#x3E;( mahameru, 3676 mdpl, 19 Mei 2007 )&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;</description>
<pubDate>Thu, 7 Aug 2008 20:14:53 -0000</pubDate>
<lastBuildDate>Mon, 9 Jun 2008 07:22:04 -0000</lastBuildDate>

<image>
<title>banyu bening</title>
<url>http://images.beningbanyubiru.multiply.com/logo</url>
<link>http://beningbanyubiru.multiply.com</link>
<width>100</width>
<height>100</height>
</image>

<item>
<title>Depan Istana</title>
<description>Suyar, nama yang sungguh tak dikenal, kecuali oleh sebagian kecil orang-orang di kawasan perkotaan Jogjakarta. Dia adalah seorang gelandangan, bahkan orang juga menganggapnya gila. Setiap hari, bertelanjang dada, dia berkelana di antara pemukiman penduduk. Sebagian, yang berhati mulia memberinya sedekah, sepiring nasi. Dan  Suyar pun tahu berterimakasih, bahkan mendoakan. 
Siang itu, Gedung Agung, salah satu istana petinggi negara di demo karena konon, secara kejam menaikkan harga BBM. Mahasiswa, juga masyarakat berteriak soal keadilan, dan di seberang kawat berduri, polisi bersiap-siap disana. Sekali lagi, pemimpin berbuat, rakyatlah yang tetap dikorbankan, diadu dan dijadikan martir. Tiba-tiba, aku melihat Suyar di sana, melihat sosok rakyat yang sesungguhnya. Memegang tongkat, teringat aku akan patung Pak Dirman yang bersahaja di ujung utara Malioboro. Suyar, aku yakin, bila Pak Dirman masih sugeng, hidup, beliau akan memelukmu. Negeri ini makin kejam</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/photos/album/70/Depan_Istana</guid>
<pubDate>Mon, 9 Jun 2008 07:22:04 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Progo Bawah, Edisi Latihan</title>
<description>Menikmati minggu pertama sebagai &#x22;free jogjanese man&#x22;, edisi &#x22;air&#x22; menjadi pilihan pertama.  Setelah &#x22;menolak&#x22; godaan dari sejumlah sahabat untuk trekking ke Gn Ungaran dan Merapi, akhirnya menghabiskan setengah hari untuk berbasah memegang paddle di Kali Elo yang tenang. Tiba2 muncul ajakan untuk berlatih bersama di Progo Bawah yang legendaris, Senin ini. Bersama sekumpulan teman mapala dari sebuah universitas negeri di Jakarta, juga tentu teman-teman Jogjakarta, kembali bercumbu dengan jeram-jeram maut di Sungai Progo. Semoga selamat, dan kembali berlari, meneruskan menggapai mimpi, bercumbu dengan langit..serta berdansa dengan barisan</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/calendar/item/10019/Progo_Bawah_Edisi_Latihan</guid>
<pubDate>Sat, 17 May 2008 03:15:31 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Rinjani, Tambora, Sumbawa...dan (semoga) Flores</title>
<description>Awalnya sebuah mimpi untuk berjalan sendirian melalui jalan darat, mengelilingi Sumbawa sampai ke Flores, sampai seorang teman datang dan berkata, aku ingin menggapai Rinjani. Terpaksa Rinjani masuk list, mengulang saat pertama aku mendaki ke puncaknya, tepat 8 tahun yang lalu. 
Inilah, kali kedua aku keluar dari pekerjaan, agar memiliki keleluasaan pergi ke gunung, ke tempat2 yang menakjubkan, orang2 yang mengagumkan....dan aku sangat yakin bahwa ini bukanlah &#x22;sebuah kesia-siaan&#x22;
Sebuah cara, seperti kata Pramoedya,  untuk menjadi &#x22;kuda liar ditengah padang&#x22;, yang deras melepas mau hatinya, biar patah, biar tumbang, berdiri kembali..dan berlari.....
Sbuah cara untuk lebih mengenal, dan mencintai negeri ini.....Indonesiaku</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/calendar/item/10018/Rinjani_Tambora_Sumbawa...dan_semoga_Flores</guid>
<pubDate>Fri, 9 May 2008 03:32:18 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Follow the Song !</title>
<description> &#x3C;a href=&#x22;/photos/hi-res/upload/SAbd0QoKCC0AABkeOmo1&#x22;&#x3E;&#x3C;img class=&#x22;alignleft&#x22; src=&#x22;http://images.beningbanyubiru.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/SAbd0QoKCC0AABkeOmo1/Nepal%20%2819%20of%2045%29.jpg?et=sMh41QMyM30CHQLpj60Udg&#x26;amp;nmid=&#x22; border=&#x22;0&#x22;&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;To ; Nanung&#x3C;br&#x3E;Follow the Song, Not the Singer !&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Seorang sahabat menuliskannya di buku yang baru aku beli dan belum selesai aku baca ; Seratus Tahun Kesunyian, sebuah karya besar Gabriel Garcia Marques, pemenang Nobel Sastra 1982 kelahiran Kolumbia dan akhirnya menetap di Meksiko.&#x3C;br&#x3E;Nasihat tersebut, sama juga dengan isi buku yang mengisahkan petualangan sekelompok manusia di tengah rawa-rawa Amerika Latin menyimpan makna yang sangat mendalam.&#x3C;br&#x3E;Sebuah kata-kata yang semestinya menyadarkan kita untuk tidak tidak terjebak kekaguman kepada performa, pencitraan dan barangkali topeng.&#x3C;br&#x3E;&#x26;nbsp;Atau meminta kita untuk lebih mendalami makna, substansi terhadap segala hal, daripada ; kulit atau kemasan yang sangat mungkin adalah rekayasa. Mengikuti lagu, bukan penyanyinya sama juga dengan menghargai &#x22;perjuangan&#x22;, daripada memuja para pahlawannya. &#x3C;br&#x3E;Sebuah nasihat yang tentu berharga, karena tidak menginginkan kita untuk memiliki dependensi, ketergantungan apapun pada sesuatu, pada seseorang dan muaranya adal...</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/journal/item/30/Follow_the_Song_</guid>
<pubDate>Thu, 17 Apr 2008 05:08:55 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Bleem dan Joan juga Manusia</title>
<description>Bleem, Joan, Nanung dan  Butet Manurung juga manusia, jadi tetaplah mereka memiliki sisi narsis. Mohon maaf bila kurang berkenan teman-teman, aku sekedar membantu kalian agar lebih terkenal ha</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/photos/album/69/Bleem_dan_Joan_juga_Manusia</guid>
<pubDate>Tue, 8 Apr 2008 04:29:33 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Mari Dukung Sokola Rimba ( Merchandise)</title>
<description>Pendidikan adalah HAK dasar bagi setiap manusia, bukan kewajiban yang harus dipaksakan. Belajar pun tak harus di gedung, tak harus dengan guru yang memiliki gelar sarjana. Kehidupan, juga alam semesta itu sendiri adalah sekolah yang maha luas, dengan kurikulum yang paling up to date, paling terbarukan.
Butet Manurung, bersama kawan-kawan SOKOLA berupaya menjadikan sekolah sebagai sesuatu yang dapat didapatkan oleh semua anak, meski mereka hidup tak menetap di pedalaman Jambi, Bulukumba ataupun Halmahera. Alam raya adalah guru terbaik, dan hutan serta kabut tipis adalah kelas yang tak pernah membosankan. 
Kepedulian kita semua, terhadap upaya-upaya mulia semacam ini akan bermanfaat bagi berapa ratus, berapa puluh anak pedalaman untuk mendapatkan haknya belajar, untuk kemudian berkompetisi secara adil dalam kehidupan ini, termasuk ; melindungi hak-hak mereka.
Maka, satu butir pin, satu kaos, gantungan kunci, post card dan tas, berarti beberapa anak pedalaman yang kemudian DAPAT MEMBAC...</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/photos/album/68/Mari_Dukung_Sokola_Rimba_Merchandise</guid>
<pubDate>Tue, 8 Apr 2008 03:07:06 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Hikayat Kersik Tuo</title>
<description>  &#x3C;a href=&#x22;/photos/hi-res/upload/R-n6egoKCC0AAG7ghoM1&#x22;&#x3E;&#x3C;img class=&#x22;alignright&#x22; src=&#x22;http://images.beningbanyubiru.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/R-n6egoKCC0AAG7ghoM1/ST830242.JPG?et=XP48QtMi3fSuzi5NMP3r3A&#x26;amp;nmid=&#x22; border=&#x22;0&#x22;&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;3&#x22;&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;2&#x22;&#x3E;Sedikit on deppressed&#x26;nbsp; memikirkan beberapa hal yang tiba-tiba terlihat memuakkan di sekitarku,membuat aku ingin menghabiskan energi untuk menulis soal satu hal yang sering di lupakan orang saat mendaki Gunung Kerinci, dan mestinya ; menngunjungi Desa Kersik Tuo. Bukan soal keindahan, kabut bergaris yang setiap pagi hinggap di ujung Kebun Teh Kayu Aro, atau kebun-kebun sayur yang mulai menggantikan rimbunnya hutan. Ini adalah cerita soal orang-orang, soal sejarah.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Hikayat Kersik Tuo&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Kersik Tuo adalah sebuah desa di Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi. Desa di kaki gunung ini lebih mudah diakses dari Padang, Sumatra Barat, ketimbang dari Jambi itu sendiri. Penghasilan utama, sekaligus pekerjaan mayoritas masyarakatnya adalah pegawai kebun teh, menanam sayur, dan sebagian mendapatkan tambahan dari mengelola home stay, porter atau guide bagi para pendaki Kerinci dan Gunung Tujuh. &#x3C;br style=&#x22;background-color: rgb(51, 255, 255);&#x22;&#x3E;Mayoritas penduduknya adalah Suku Jawa, mereka masih berbicara menggunakan bahasa jawa untuk berk...</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/journal/item/29/Hikayat_Kersik_Tuo</guid>
<pubDate>Mon, 7 Apr 2008 10:34:10 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Sokola Rimba, dan Butet Manurung</title>
<description>    &#x3C;h6 style=&#x22;background-color: rgb(255, 255, 204); font-weight: bold; font-family: lucida sans unicode,lucida;&#x22;&#x3E;&#x3C;font style=&#x22;font-weight: normal;&#x22; size=&#x22;2&#x22;&#x3E;Siang itu, sebuah Kamis yang terasa begitu membosankan di belantara ibukota di awal April ini, tiba-tiba terbersit ide brilian untuk berbincang, tentang apa saja dengan seorang teman yang sungguh aku kagumi, sejak hampir sepuluh tahun yang lalu ; Butet Manurung. Yah, rasanya &#x3C;a href=&#x22;/photos/hi-res/upload/R-WNlAoKCC0AAD4mUaw1&#x22;&#x3E;&#x3C;img class=&#x22;alignleft&#x22; src=&#x22;http://images.beningbanyubiru.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/R-WNlAoKCC0AAD4mUaw1/ST830676.JPG?et=BT5hzrbnvEM8r5llEf%2CgUQ&#x26;amp;nmid=&#x26;amp;nmid=89504784&#x26;amp;nmid=89504784&#x26;amp;nmid=89504784&#x22; border=&#x22;0&#x22;&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;3&#x22;&#x3E; &#x3C;font size=&#x22;2&#x22;&#x3E;tiba-tiba urusan pribadiku seperti menjadi sesuatu yang banyak orang merasa berhak untuk ikut campur. Termasuk membuat penilaian tentang baik dan buruk, salah dan benar, barangkali tanpa terlebih dahulu bercermin.Biarlah, itu hal biasa dalam hidup. Dan siang itu di Pasar Festival, berbincang tentang &#x22;segalanya&#x22; dengan Butet, membuat hidup kemudian terasa lebih ringan. Cerita tentang anak-anak negeri di belantara Jambi sana, di tepi pantai Halmahera dan Maumere, Bulukumba, sedikit &#x22;penyesalan&#x22; pada perjalanan kami di waktu yang berbeda ke Nepal, mimpi tentang Afrika Barat dan gunung-gunung yang terlalu indah untuk tidak didatangi. Akhirnya, tentang bagaimana membuat &#x22;ide besar&#x22; dia soal SOKOLA tetap bertahan, b...</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/journal/item/28/Sokola_Rimba_dan_Butet_Manurung</guid>
<pubDate>Fri, 4 Apr 2008 02:06:33 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Danau Gunung Tujuh, Kerinci</title>
<description>Keindahan yang ...semoga tetap abadi di atas sana. Sungguh beruntung bagi yang pernah datang kesana, tapi jauh lebih beruntung ; yang datang ke sana dan menginap, bersama kesunyian, tanpa hingar bingar. Keheningan, keabadian.....kabut, awan, air jernih...dan</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/photos/album/67/Danau_Gunung_Tujuh_Kerinci</guid>
<pubDate>Wed, 2 Apr 2008 05:39:34 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Pantai Air Manis</title>
<description>Tak ada yang istimewa di pantai itu, pasir hitam berombak dan kapal-kapal besar nampak di kejauahan, berlayar menuju atau dari Teluk Bayur. Siang itu, sambil menunggu pesawat pulang ke Jakarta, sehabis dihajar Gn Kerinci dan Gunung 7, bersama seorang teman mengunjungi area tempat legenda Malin Kundang berada. Menyaksikan kakak adik bermain bersama di tepi laut....indah. Sebuah pesan dari Malin Kundang, kalau anda durhaka, jangan pulang dengan kapal</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/photos/album/66/Pantai_Air_Manis</guid>
<pubDate>Mon, 31 Mar 2008 09:23:36 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Kerinci, Tak Hanya 3805 mdpl</title>
<description>Omong kosong apabila orang datang ke Kabupaten Kerinci, Jambi, hanya untuk sebuah daratan berbatu sempit, sesekali dihempas asap belerang yang menyesakkan pada ketinggian 3805 mdpl, yang memang merupakan tempat tertinggi di Sumatera. Puncak gunung yang teramat dingin  itu hanyalah satu bagian saja, masih ada manusia Kerinci, orang-orang Kersik Tuo, sejarah dan hikayatnya, danau dan gunung 7, telun berasap dan tentu saja rimbun hutan Kerinci Seblat yang masih menyimpan sejuta misteri dan kesegaran, yang semoga abadi. 
Seseorang hanya  dapat mencintai sesuatu secara sehat, apabila dia mengenal obyeknya, untuk itulah kita mendaki gunung-gunung, untuk mencintai negeri ini, alam, budaya dan manusianya (Gie). To be</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/photos/album/65/Kerinci_Tak_Hanya_3805_mdpl</guid>
<pubDate>Mon, 24 Mar 2008 02:44:50 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Kesendirian dan Lagu Para Pengembara </title>
<description>&#x3C;font size=&#x22;3&#x22;&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;2&#x22;&#x3E;Tentang Elang&#x3C;br&#x3E;Elang, demikian nama binatang terbang itu. Sejak kecil, saat mulai tumbuh di pelosok pedusunan, tak jauh dari Gunung Merapi, aku telah mengenal elang sebagai ; bido, burung besar yang sering menyantap ayam-ayam peliharaan kami. Persepsiku di masa itu, elang mewakili sebuah gambaran yang jahat. &#x3C;br&#x3E;Beranjak besar, belajar mengenal alam semesta, disitulah gambaran mengenai sosok pemburu bernama elang serta merta berubah menjadi semburat kekaguman. Mulailah, disaat begitu sering menenggelamkan diri di hutan-hutan lereng Gunung Slamet, menunggu, menikmati elang yang melayang tenang, sambil menirukan keras teriaknya. Dia adalah sosok perkasa, dengan tenang melayang, dan bila perlu ; sendirian. The eagle flies alone, adalah filosofi bagi para pengembara perkasa, yang mengidentifikasikan diri seperti elang, belajar menjadi figur yang mandiri. Keperkasaan itu dikuatkan dengan dominasi elang menjadi lambang kejayaan suatu bangsa, salah satunya Indonesia ; Garuda.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Barisan Pengembara !&#x3C;br&#x3E;Kit...</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/journal/item/27/Kesendirian_dan_Lagu_Para_Pengembara_</guid>
<pubDate>Tue, 18 Mar 2008 05:18:19 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Bodogol, Setelah 8 Tahun</title>
<description>Yup, kembali ke Bodogol, setelah 8 tahun. Perlu light trekking untuk pemanasan bagi sebuah perjalanan lain, juga di minggu ini, membuat langsung berkata ; ya, saat seorang teman terbaik menawarkan tempat ini. Bayangan akan mendengar lagi teriakan elang, berjalan menerpa kabut dan gerimis dan menenggelamkan diri pada kesenyapan hutan serta jernihnya Cisuren menjadikan tekad untuk tetap datang ke tempat ini, meski harus sendirian. 3 jam berjalan menembus jalan-jalan tanah licin, menyusuri sungai, memanen pacet di kaki, menyentuh air dinginnya, pasti akan berbeda, dengan melihat itu semua hanya dari luar, dari tempat yang mudah di jangkau. Sayangnya, 2 hari di lereng pangrango tak terdengar lagi kepak dan teriak</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/photos/album/64/Bodogol_Setelah_8_Tahun</guid>
<pubDate>Mon, 17 Mar 2008 04:23:52 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>In RAFT we TRUST ! Serayu !</title>
<description>Ya, murtad dari rencana yang dibuat, untuk sedikit trekking ke Sindoro, kemudian baru berbasah di Serayu. Banyaknya teman ( 11 perahu) yang pengin bergabung ke Serayu, di hari berbeda membuat rencana indah itu berantakan. 7, 8, 9 Maret selalu ada rombongan yang mesti diantar, entah bule australi, jerman, blasteran medan inggris, orang Jakarta, suporter PSS, rafter pemula, calon-calon dokter dari UMY maupun orang penasaran yang 2 minggu sebelumnya sebenarnya sudah turun ke Serayu. Entahlah, sepertinya bulan Maret aku harus sangat akrab dengan sungai ini. Dan buruknya, selama 3 hari berturut itu air Serayu selalu meluap, beberapa standing wafe di jeram-jeram besar bisa mencapai hampir 2 meter, dan sangat mudah membalikkan perahu bila tak hati-hati. Hari terakhir, saat hanya berniat sekedar menjadi &#x22;tim darat&#x22; dibatalkan saat satu perahu sudah terbalik, padahal baru beberapa menit berangkat. Akhirnya, kembali memakai pelampung, mengayuh dayung di sungai berwarna coklat keruh....dan tetap ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/photos/album/63/In_RAFT_we_TRUST_Serayu_</guid>
<pubDate>Wed, 12 Mar 2008 03:27:34 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Curug Cilember</title>
<description>Agenda kantor, membuatku harus memilih sebuah tempat untuk menyelesaikan beberapa hal. Teringat Curug Cilember, satu tempat di mana sekitar 8 tahun lalu aku pernah kunjungi untuk waktu yang cukup lama, menjelajahi rimbun hutan-hutannya, merasakan deras dan dingin air jernihnya dan mengenal orang-orang yang mencari hidup di dalamnya. Akhirnya, pada sebuah akhir minggu yang basah, bersama teman-teman Basarnas dan PMI, Walhi dan beberapa yang lain, 3 hari kami menghabiskan waktu di depan air terjun yang tetap bergemuruh, namun telah berkurang kabut serta airnya. Namun, tempat itu, tetaplah mensisakan</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/photos/album/62/Curug_Cilember</guid>
<pubDate>Mon, 3 Mar 2008 10:41:54 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Latihan Kecil, Gunung &#x26; Sungai</title>
<description>sehari di gunung, membuka tenda di perkebunan teh yang berkabut, basah dan dingin di kaki Sindoro, trekking singkat ke bukit-bukit kecil di sekitarnya. Sekedar untuk melatih nafas dan dengkul tua, yang semoga bisa digunakan lagi untuk perjalanan yang lain. Melewati malam senyap, sebelum menjemput pagi dan kemudian kembali ke membasahkan diri di jeram-jeram Serayu...kembali berlatih menjadi ; Kapten</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/calendar/item/10017/Latihan_Kecil_Gunung_Sungai</guid>
<pubDate>Thu, 28 Feb 2008 02:03:46 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Kerinci, Sumatra&#x27;s Highest Peak</title>
<description>Semoga gak ada halangan, dan bisa kembali...sebuah perjalanan &#x22;kecil&#x22; bersama seorang</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/calendar/item/10016/Kerinci_Sumatras_Highest_Peak</guid>
<pubDate>Tue, 26 Feb 2008 09:30:35 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title> Kapten Kapal</title>
<description>Mengenang Budi Leksono, Tom Sukaryadi, Budi &#x22;Belek&#x22; Laksmono, mereka adalah para kapten kapal, para pemberani yang mencintai negeri, bunga-bunga yang berguguran di jernih dan derasnya air sungai, baik di Progo maupun  Alas. 
Tak ada yang sedemikian menggairahkan berada di sungai, selain melewati jeram-jeram berair deras, menghindari perahu terbalik di belokan yang barangkali menyimpan under cut berbahaya ; menjadi  kapten kapal. Dan siang itu, Serayu yang sedang &#x22;agak&#x22; banjir karena hujan deras, berhasil dilewati, tanpa harus terbalik lagi.</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/photos/album/61/_Kapten_Kapal</guid>
<pubDate>Tue, 26 Feb 2008 03:32:06 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Rafting Elo, Mapala Madalika Fak Kedokteran Undip</title>
<description>Teman-teman Madalika, ini aku posting beberapa foto kegiatan di Elo minggu kemarin. Silahkan dipilih dan diambil, size sedikit aku kurangi ya.. Mohon maaf, saya tak bisa kirimin satu-satu ke alamat email teman-teman semua ya. Juga karena aku posting agak terlambat dari yang pernah dijanjikan, karena keterbatasan waktu dll. Namun apapun itu, sunggu menyenangkan bisa bersama di sungai keruh itu bareng kalian semua. Satu lagi, 9 Februari pagi-sore aku ma teman-teman Jogja akan berlatih lagi di Serayu, apabila ada teman2 Semarang berminat mau gabung, silahkan saja..feel free, please.</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/photos/album/60/Rafting_Elo_Mapala_Madalika_Fak_Kedokteran_Undip</guid>
<pubDate>Tue, 5 Feb 2008 04:50:39 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Kembali Ke &#x22;Rumah Asal&#x22;, Kalipagu</title>
<description>Kalipagu, Baturaden, lereng selatan Gunung Slamet, dusun eksotis yang segera siap menjadi base jalur pendakian via Baturaden, yang terbilang sangar dan menakjubkan. Sebuah tempat dimana banyak orang &#x22;tumbuh besar&#x22; disana, dipelukan hutan damar, kali banjaran, sawah berkabut, senyum ramah penduduk sampai air panas Pancuran 7 yang menyegarkan. Sebuah tempat yang membuat banyak orang akan memutuskan untuk &#x22;kembali&#x22;. Sebuat tempat untuk menemukan segalanya. Welcome to Pendaki&#x27;s, also teman lain! Kemarin bukan yang terakhir</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/photos/album/58/Kembali_Ke_Rumah_Asal_Kalipagu</guid>
<pubDate>Wed, 26 Dec 2007 07:29:48 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>God Save BONEK, Jogja</title>
<description>Sepak Bola Indonesia, sesuatu yang sungguh aku mencintainya, barangkali hampir sama dengan bagaimana aku mencintai bermain di alam bebas. Tentu saja, ini seringmenjadi bahan cibiran teman-teman lain, yang begitu membanggakan MU, Milan, sesuatu yang berasal dari luar sana. Aku lebih mencintai PSIM, Persebaya, Arema atau PSIS Semarang.
Perna aku berada di barisan para Bonek, saat &#x22;menginvansi&#x22; Jakarta di masa lalu, dilempari, dan tentu saja balas melempari. Ataumenyaksikan teman berseragam hijau, bergerombol dan memalak orang. Atau  harus sembunyi di toilet selama 2 jam di sebuah mall depan Lebak Bulus karena sweeping barisan suporter berseragam oranye. Aku begitu menikmati rasa memiliki sesuatu yang teramat sangat dicintai, saat itu Persebaya, dan saat ini PSIM Jogjakarta.
Sore itu Bonek datang ke Jogja, dan sebuah nyanyian persaudaraan dilantunkan sepanjang pertandingan. Piye2 kabare, piye kabare Mas Brajamusti ? Seru mereka, dan Brajamusti, suporter PSIM membalas ; Apik-apik, apik k...</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/photos/album/57/God_Save_BONEK_Jogja</guid>
<pubDate>Fri, 14 Dec 2007 13:30:29 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>PSIM JOGJAKARTA VS PERSEBAYA, Welcome to BONEK di BUMI MATARAM</title>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/calendar/item/10015/PSIM_JOGJAKARTA_VS_PERSEBAYA_Welcome_to_BONEK_di_BUMI_MATARAM</guid>
<pubDate>Tue, 11 Dec 2007 10:33:31 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>CAVING DI GUA SEROPAN/JOMBLANG</title>
<description>Di undur sehari dari rencana tanggal 19, memberi tempat kepada pengarungan Progo</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/calendar/item/10014/CAVING_DI_GUA_SEROPANJOMBLANG</guid>
<pubDate>Tue, 11 Dec 2007 10:13:52 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Progo Bawah, Mengunjungi &#x22;Budi Leksono&#x22;</title>
<description>Sehari sebelum Idul Adha, bersama beberapa teman akan berarung jeram di sungai bercampur lumpur, dengan suara bergemuruh..mencoba mencari selamat saat melewati jeram selamat datang, tonggak, gatot dan tentu saja menziarahi &#x22;budil&#x22;. Tak ada jaminan untuk bisa ikut Shalat Ied, sehari sesudahnya, caving di gunung kidul atau menemani beberapa kawan mengunjungi gunung Slamet via Baturaden. Sebuah &#x22;perayaan&#x22; yang aneh, dengan menyabung nyawa selama 2 jam di sungai progo. Bukan pula perjalanan berwisata yang menyajikan beragam keindahan....just, the secret of the making of best person, is to grow up at the open air.....dan ada 2 seat tersisa, 1 sebenarnya buat Bleem..kalo dia</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/calendar/item/10013/Progo_Bawah_Mengunjungi_Budi_Leksono</guid>
<pubDate>Tue, 11 Dec 2007 09:54:59 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Caving Gua Seropan &#x26; Jomblang, Gunungkidul</title>
<description>Gua vertical setinggi sekitar 80 m, dengan air terjun di dalamnya, aman untuk pemula. Bagi yang tertarik mendatangi keheningan, kesenyapan abadi bisa bergabung, equipment bisa</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/calendar/item/10012/Caving_Gua_Seropan_Jomblang_Gunungkidul</guid>
<pubDate>Mon, 26 Nov 2007 13:49:47 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Rafting Serayu Kala Hujan, Start ; Trip Terjauh</title>
<description>Kesempatan bercengkarama di atas sungai dengan bule2 cantik</description>
<guid isPermaLink="true">http://beningbanyubiru.multiply.com/calendar/item/10011/Rafting_Serayu_Kala_Hujan_Start_Trip_Terjauh</guid>
<pubDate>Mon, 26 Nov 2007 13:46:09 -0000</pubDate>
</item>

</channel>
</rss>